Tanjung Jabung Barat – Dalam rangka mendukung program strategis pemerintah daerah di bidang pertanian, Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui Kepala Seksi Intelijen, Muhammad Lutfi, SH., MH., menghadiri kegiatan Kelompencapir Reborn yang digelar di Dusun Sido Makmur, Desa Purwodadi, Kecamatan Tebing Tinggi. Rabu (30/7/2025)
Kegiatan ini mengangkat tema “Meningkatkan Semangat Bertani Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Sebagai Lumbung Pangan Provinsi Jambi” dan menjadi bagian dari upaya konkret membangun sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, dan generasi muda dalam memperkuat sektor pangan.
Kasi Intel Kejari Tanjab Barat hadir bersama unsur Forkopimda lainnya, seperti perwakilan Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, OPD terkait, para camat, kepala desa, kelompok tani, penyuluh pertanian, dan pelaku UMKM. Dalam kegiatan tersebut, para tamu undangan disambut dengan tari Sekapur Sirih, dilanjutkan peninjauan stand UMKM, panen cabai, dan rangkaian seremonial lainnya.
Muhammad Lutfi, SH., MH., menyampaikan bahwa kehadiran Kejaksaan dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional serta upaya penguatan peran intelijen penegakan hukum dalam mengawal program-program strategis pemerintah daerah.
“Kejaksaan tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga dalam peran preventif dan deteksi dini terhadap potensi hambatan pelaksanaan program pemerintah, termasuk di sektor pertanian. Kami siap bersinergi menjaga keberlangsungan dan keberhasilan program seperti ini,” ujarnya di sela kegiatan.
Sambutan Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., juga menekankan pentingnya menjadikan kegiatan Kelompencapir ini sebagai ruang tumbuhnya inovasi pertanian dan keterlibatan generasi muda. Ia berharap semangat bertani tetap terjaga sebagai warisan budaya dan sumber kekuatan ekonomi daerah.
Melalui sinergi lintas sektor, Kelompencapir Reborn diharapkan menjadi langkah awal menjadikan Tanjung Jabung Barat sebagai lumbung pangan Provinsi Jambi yang tangguh dan berdaya saing. (**/red)






