Kasi Intel Kejari Ikuti Vicon Deklarasi Anti Narkoba Masyarakat Pesisir dan Perbatasan Negara

oleh -229 Dilihat

KUALA TUNGKAL – Wakili Kajari Tanjab Barat, Kasi Intel Kejari Tanjab Barat Muhammad Lutfi, SH., MH. Menghadiri Kegiatan Video Conference (VICON) Deklarasi anti Narkoba masyarakat pesisir dan perbatasan negara Indonesia di bukit taman gelanggang Dumai Riau yang dipimpin oleh Kepala BNN Republik Indonesia Irjen Pol Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjab Barat Jl. Jend. Sudirman Kel. Sriwijaya Kec. Tungkal Ilir Kab. Tanjab Barat. Senin (24/6/24).

Terdapat empat (4) Poin dalam Deklarasi anti Narkoba tersebut. (1) Menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. (2) Menyatakan perlawanan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di manapun berada. (3) Mendukung sepenuhnya kebijakan BNN RI dalam menjaga dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. 4) Menggerakkan segala kemampuan dan potensi masyarakat untuk mewujudkan Indonesia bersih Narkoba.

Dalam sambutannya Kepala BNN Republik Indonesia Irjen Pol Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si. Menyampaikan bahwa Angka penyalahgunaan narkotika di Indonesia mencapai 1,73% dari total penduduk dalam isu strategis ini, lebih dari 80% narkotika masuk dari luar negeri Kita harus bersatu melawan agar generasi Kota Dumai tidak terjerat narkotika Melalui deklarasi ini kita berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk memberantas narkotika. Generasi muda adalah aset luar biasa bagi Kota Dumai, dan kita ingin mereka menjadi generasi emas.

Kepala BNN Republik Indonesia juga mengajak agar semua Pihak bersama-sama menjaga dan melindungi bangsa Indonesia dari Peredaran gelap narkotika internasional termasuk seluruh warga negara Indonesia dalam ancaman narkoba 33 juta orang menyangkut bencana kemanusiaan 1 orang satu jiwa orang yang terancam kita wajib menyelamatkannya yang di dalamnya, Seluruh nilai-nilai negara semua wilayah negeri kita adalah pintu masuk yang bisa dilalui oleh siapapun dan kapanpun negara kita berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand dan juga Selat Malaka merupakan jalur poros utamanya Di mana letak geografis yang sangat strategis.

Video Conference Deklarasi anti Narkoba turut di ikuti oleh Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Wisnu Handoko, S.I.K., M.M. ; Dandim 0419/ Tanjab diwakili Pa Sandi Kodim 0419/Tanjab, Letda Arm Raflizar ;, Kapolres Tanjab Barat diwakili Kasat Narkoba Polres Tanjab Barat Iptu Eka Putra Yulisman Koto. ; Asisten Administrasi Umum Setda Tanjab Barat Ir.H.Agus Sanusi, M. Si. ; Plt. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah KH. Daud Arif Sahala Simatupang, SKM, M. PH.; Kasi Pelatihan dan Mobilisasi Satpol PP Tanjab Barat Candra Hadinata, S. AP. ; Kepala Dinas perhubungan, Samsul Jauhari. ; Ketua DPC GRANAT Tanjab Barat Syufrayogi Syaiful, S.IP., MH. Mahasiwa IAI An-Nadwah, Pelajar SMA, dan Masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Pendantanganan sebagai bentuk Pernyataan Sikap Masyarakat Pesisir Kabupaten Tanjab Barat dalam melawan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba yang ditandatangani oleh Unsur Forkopimda Tanjab Barat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pelajar, Mahasiswa beserta Ormas Granat Kabupaten Tanjab Barat. (**)